BAJA RINGAN (GALVALUM)

Posted by Wahana Tri Karya on Sabtu, Maret 25, 2017 with No comments

1. Sekilas Tentang Baja Ringan (Galvalum)

Baja ringan (galvalum) adalah baja berkualitas tinggi yang bersifat ringan dan tipis, akan tetapi kekuatannya tidak kalah dari baja konvensional.  Ada bebarapa macam baja ringan yang dikelompokan berdasarkan nilai tegangan tariknya (tensile strength). Kemampuan tegangan tarik ini umumnya didasarkan pada fungsi akhir dari baja ringan tersebut.

Sebagai contoh untuk rangka atap baja ringan menggunakan baja ringan dengan tegangan tarik tinggi (G550). Namun untuk berbagai produk home appliances diperlukan baja ringan dengan tegangan tarik yang lebih rendah (G300, G250) yang lebih lentur dan lunak sehingga lebih mudah dibentuk sesuai keinginan.

2. Baja Ringan (Galvalum) VS Kayu

Baja Ringan Kayu
Kelebihan:
1. Lebih tahan api
2. Praktis dan hemat
3. Lebih kuat dan ringan
4. Kualitas bahan konsisten
5. Tahan rayap seumur hidup

Kekurangan:
1. Sistem pemasangan galvalum
    untuk rangka atap lebih rapat,
    sehingga terlihat kurang menarik
    jika tidak ditutupi dengan plafon
2. Diperlukan keahlian khusus dalam
    proses perakitan dan pemasangannya
Kelebihan:
1. Bahan bangunan yang mudah dikerjakan
    oleh tukang lokal
2. Dapat dibentuk, dipotong dan digunakan
    secara fleksibel
3. Menampilkan kesan alami

Kekurangan:
1. Mudah terbakar
2. Rentan terserang rayap
3. Mengalami proses mengembang dan menyusut
4. Relatif mahal dan terbatasnya ukuran kayu
    dengan bentang atap
5. Sulit didapatkan ukuran konstruksi kayu yang tepat

3. Pengaplikasian Baja Ringan (Galvalum)

Rangka Atap
Atap
Plafon
Partisi
Kanopi
Usuk Reng (Kombinasi)

4. Jenis Profil Baja Ringan (Galvalum)

Struktur dari baja ringan, terutama untuk rangka atap, tersusun atas batang-batang tipis dengan beragam profil. Tampilan dan ukuran tiap profil bervariasi, tergantung fungsinya pada sistem struktur.

Rangka baja ringan tersusun atas lempengan-lempengan tipis berbentuk batang yang bisa dikenal dengan istilah "profil". Tampilan profil sangat bervariasi, baik bentuk maupun ukurannya. Hal ini memudahkan Anda memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan desain yang akan diterapkan.


Profil kedua disebut profil C dan W. Keduanya mempunyai bentuk hampir sama, hanya saja ukuran profil W lebih besar dibandingkan profil C. Keduanya berfungsi sebagai penguat dan pelengkap profil Z.

Profil ketiga adalah profil B, berfungsi sebagai batang penahan penutup atap atau reng.

Ketebalan setiap profil di atas berbeda-beda. Profil Z, W, dan C yang berfungsi sebagai batang structural mempunyai ketebalan 0,8-1 mm, sedangkan profil B lebih tipis, yaitu 0,5 mm.


Profil Z
Profil C
Profil B